Keraton Kaibon, Saksi Peninggalan Kesultanan Banten, Ratu Aisyah

Rabu, 29 Juni 2022 – 13:39 WIB
Keraton Kaibon, Saksi Peninggalan Kesultanan Banten, Ratu Aisyah - JPNN.com Banten
Keraton Kaibon peninggalan masa Kesultanan Banten pada kepemimpinan Sultan Syafrudin yang berada di Jabangbai, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Foto: Abdul Malik Fajar/JPNN.com

banten.jpnn.com, KASEMEN - Keraton Kaibon merupakan salah satu bangunan peninggalan Kesultanan Banten.

Dibangun sekitar 1815, Keraton Kaibon terletak di Jabangbai, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Keraton Kaibon diperuntukkan sebagai tempat tinggal Sultan Syafiuddin.

Nama Keraton Kaibon diambil dari kata 'keibuan', yang berarti keberadaannya dipersembahkan untuk tempat tinggal ibu sultan bernama Ratu Aisyah.

Keraton Kaibon terakhir kali digunakan sebagai pusat Pemerintah Bupati Pertama Banten yang dipimpin Arya Adisantika pada 1816-1828.

Pada 1832, Keraton Kaibon dibongkar oleh Belanda bersamaan ditangkapnya Sultan Banten terakhir yang diasingkan ke Surabaya hingga wafat pada 1899.

Luas Keraton Kaibon kurang lebih dua hektare yang dikelilingi kanal atau sungai buatan digunakan sebagai media transportasi air dan pertahanan.

Bangunan yang tersisa saat ini, yaitu pintu Gerbang Bentar berjejer lima yang melambangkan rukun Islam dan terdapat dua pintu utama yang bernama Paduraksa.

Keraton Kaibon diambil dari kata 'keibuan', yang berarti keberadaannya dipersembahkan untuk tempat tinggal ibu sultan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News