Tingkatkan Keahlian Pencari Kerja, Kemenaker Buka Pelatihan Vokasi
Selain diberikan uang saku, kata Yassierli, para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan akan mendapatkan sertifikat.
"Insyaallah sesudah pelatihan selesai adik-adik akan mendapatkan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)," kata dia.
Dia berharap sertifikat yang dimiliki dapat dijadikan modal untuk melamar di perusahaan-perusahaan.
"Sertifikat yang nantinya diharapkan bisa menjadi daya tarik buat industri," ungkap Yassierli.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemenaker Darmawansyah menabahkan kegiatan ini merupakan instrumen dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, produktif, adaptif, dan berdaya saing.
"Pelatihan vokasi tidak hanya dirancang untuk mengasah keterampilan teknis semata melainkan juga membentuk etos kerja kedisiplinan, profesionalitas, dan kemampuan adaptasi," ungkapnya.
Dia membeberkan target pelatihan vokasi pada 2026 mencapai 340.000 peserta dilaksanakan menjadi beberapa gelombang atau kelompok.
"Capaian pelatihan vokasi yang telah terealisasi sebanyak 89.337 peserta," tutur Darmawansyah. (mcr34/jpnn)
Peserta pelatihan vokasi Kemenaker akan mendapat sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) buat modal mencari kerja.
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Abdul Malik Fajar
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News