Donatur ACT Banten Kurang Percaya Lagi

banten.jpnn.com, SERANG - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Banten merasakan dampak dari dugaan penyelewengan dana umat yang terjadi di pusat.
Hal tersebut diungkapkan Area Manager ACT Banten Ais Komarudin saat dikonfirmasi JPNN Banten, Selasa (5/7).
"Kami juga awalnya terkaget-kaget soal isu yang beredar. Pascaperistiwa kemarin masih berdampak, baik itu secara langsung maupun tidak," kata Ais Komarudin.
Dia menyadari kejadian itu merupakan bagian yang harus dilewati.
Dampak yang dirasakan dari sisi filantropi seperti halnya, ada yang menarik diri untuk berdonasi serta para donatur masih menunggu klarifikasi atau penjelasan.
"Kami berpikir para muhsinin agak tertahan kepercayaannya kerena masih menunggu penjelasan atau klarifikasi," jelasnya.
Baca Juga:
Dia menegaskan selebihnya tidak ada masalah lain program tetap berjalan sebagaimana mestinya, bahkan, jauh sebelum isu beredar pihaknya sudah merencanakan kegiatan pembagian beras untuk santri (Berisi).
"Kami siapkan dua ton beras untuk empat pesantren yang ada di Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang," jelasnya.
ACT Banten merasakan dampak isu yang terjadi di jajaran pusat. Banyak donatur yang menahan diri untuk berdonasi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News