Warga Geruduk Pesantren di Serang Gegara Kasus Pencabulan

Senin, 02 Desember 2024 – 00:00 WIB
Warga Geruduk Pesantren di Serang Gegara Kasus Pencabulan - JPNN.com Banten
Polres Serang berupaya meredakan aksi penggerudukan pondok pesantren (ponpes) yang dilakukan ratusan warga. Foto: Hamas Polres Serang

banten.jpnn.com, SERANG - Ratusan warga menggeruduk Pondok Pesantren (Ponpes) Bani Mamun di Desa Gembok Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

Peristiwa penggerudukan terjadi Minggu (1/12) sekitar pukul 14.00 WIB yang melibatkan ratusan massa.

Kepala Desa (Kades) Gembok Udik Arsyad mengatakan kemarahan warga dipicu dari dugaan pencabulan yang dilakukan pimpinan ponpes berinisial KH.

"Kejadian itu diduga terkait pencabulan yang dilakukan pimpinan ponpes terhadap santriwati yang kasusnya sudah dilaporkan ke Mapolres Serang," ucap Arsyad, Minggu (1/12).

Arsyad menjelaskan ketika ratusan massa menggeruduk ponpes tersebut terduga pelaku bersembunyi di rumah warga sekitar.

Menurutnya, akibat peristiwa penggerudukan tersebut terdapat beberapa bangunan ponpes mengalami kerusakan, di antaranya dua gazebo hangus dibakar massa.

"Jadi, tempat duduk anak santri dibakar. Kebanyakan massa yang menggeruduk dari warga luar desa," tutur dia.

Dia menjelaskan massa masih berkumpul di sekitar ponpes sampai menjelang Magrib yang dijaga ketat aparat kepolisian.

Ratusan warga menggeruduk ponpes pesantren (ponpes) di Serang gegara kasus pencabulan santriwati.
Facebook JPNN.com Banten Twitter JPNN.com Banten Pinterest JPNN.com Banten Linkedin JPNN.com Banten Flipboard JPNN.com Banten Line JPNN.com Banten JPNN.com Banten

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News