Dirut Bank Banten Merayu Bupati & Wali Kota untuk Menyimpan Kas Daerahnya

Kamis, 20 Oktober 2022 – 19:56 WIB
Dirut Bank Banten Merayu Bupati & Wali Kota untuk Menyimpan Kas Daerahnya - JPNN.com Banten
Konferensi pers pengembalian uang Rp 9,4 miliar atas kasus tunggakan klaim asuransi di Bank Banten beberapa waktu lalu. Foto: Abdul Malik Fajar/JPNN.com

banten.jpnn.com, SERANG - Direktur Utama (Dirut) Bank Banten Agus Syabaruddin mengajak bupati dan wali kota untuk menyimpan rekening kas umum daerah (RKUD) di Bank Banten.

Agus mengatakan bahwa Bank Banten saat ini makin kuat.

"Kami sangat berharap mendapatkan dukungan dari bupati dan wali kota agar bisa menyimpan RKUD di Bank Banten," ucap Agus baru-baru ini.

Dia menambahkan karena RKUD bupati dan wali kota tidak menyimpan di bank pembangunan daerah (BPD) sendiri maka dari itu terjadinya aliran modal yang keluar dari Banten sekitar Rp 1,2 triliun.

"Sangat disayangkan ada aliran modal keluar dari Provinsi Banten, karena bupati dan wali kota menyimpan RKUD bukan di Bank Banten," kata dia.

Sebelumnya diberitakan bupati dan wali kota se-Provinsi Banten menyampaikan mosi tidak percaya terhadap PT Banten Global Development (BGD).

Hal tersebut yang membuat bupati dan wali kota tidak mau menyimpan rekening kas umum daerah (RKUD) di Bank Banten lantaran masih tergabung dengan BGD.

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan para kepala daerah tidak mau menyimpan RKUD ke Bank Banten lantaran tidak ingin mengambil risiko besar.

Dirut Bank Banten meyakini wali kota dan bupati bakal menyimpan kas daerahnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News