Forum Honorer Banten: Pernyataan Anggota DPR Konyol

Untuk pekerjaan sejenis itu memang kesepakatannya akan dipertahankan melalui sistem outsourcing.
"Pada pendataan kemarin pekerjaan-pekerjaan seperti itu harus sudah diberlakukan outsourcing," ujarnya.
Dia mengungkapkan pola baru yang ditawarkan tidak mungkin dapat dilakukan, karena tenaga honorer bertugas sesuai dengan jam pemerintah.
Bahkan, lebih konyolnya pola tersebut disarankan kepada honorer untuk mencari pekerjaan lain di masa jam kerja kosong.
"Masalahnya itu kenapa masih banyak orang yang mau menjadi honorer di pemerintahan walaupun dengan gaji kecil, kerena lapangan pekerjaan yang tersedia tidak ada," tuturnya.
Dia menegaskan jika ada pekerjaan lain dapat dipastikan para tenaga honorer bakal lebih memilih yang lebih layak.
"Intinya, kalau lapangan pekerjaannya ada pasti mereka tidak memilih menjadi tenaga honorer," kata dia.
Achmad menjelaskan banyak honorer yang bekerja puluhan tahun belum ada perubahan secara signifikan.
Forum honorer Banten tidak sependapat dengan konsep pola baru yang ditawarkan Komisi II DPR RI.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News