Harga Beras di Daerah Ini Terjadi Kenaikan

banten.jpnn.com, LEBAK - Harga beras medium di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lebak terjadi kenaikan Rp 200 per kilogram dalam tiga hari terakhir.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak Orok Sukmana mengatakan persediaan beras medium di sejumlah pasar tradisional di Lebak, di antaranya Rangkasbitung, Maja, Cipanas, Sampay dan Bayah cukup meski memasuki musim kemarau.
"Berdasarkan pemantauan di lapangan harga beras masih stabil, ada kenaikan harga Rp200 per kilogram," kata Orok Sukmana, Minggu.
Para pedagang pengecer beras masih dipasok oleh petani setempat juga sebagian oleh Perum Bulog.
Menurut Sukmana, persediaan beras mencukupi hingga akhir tahun 2023 sehingga masyarakat tidak khawatir ketika terjadi El Nino saat ini.
Pemerintah daerah berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk memenuhi ketersediaan beras di pasar sehingga tidak menimbulkan kepanikan masyarakat memasuki musim kemarau.
Menurut Sukmana, harga beras medium hingga kini terjadi kenaikan Rp200 per kilogram sehingga masyarakat tetap memiliki daya beli terhadap beras.
Harga beras untuk KW I jenis medium semula Rp11.600 kini menjadi Rp11.800/kilogram, beras KW II jenis medium dari Rp10.700 menjadi Rp10.900/kilogram dan beras KW III jenis medium semula Rp9.700 menjadi Rp9.900/kilogram.
Meski harga beras terjadi kenaikan, mencukupi hingga akhir tahun 2023 sehingga masyarakat tidak perlu khawatir ketika terjadi El Nino.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News